Kecewa

kecewa hanyalah sebuah kata,
namun kata tersebut adalah kata yang kerap hadir dalam kehidupan kita sebagai manusia.

kecewa akan hidup, kecewa akan cinta, kecewa terhadap teman, bahkan kecewa kepada Tuhan kerap menjadi alasan yang bagus bagi seseorang untuk tindakan yang mengecewakan.

manusia memang tidak akan lepas dari kata kecewa, namun apa yang harus kita lakukan untuk menghindari kata kecewa ?
apakah dengan melakukan tindakan yang baik dan berharap sesuatunya tidak akan mengecewakan ?
bagaimana dengan realita hidup yang justru sebaliknya..
ketika kita berbuat baik, berbuat jujur, dan berbuat dengan penuh respect, justru rasa puas yang kita dapatkan akan berbuah kekecewaan. kekecewaan tersebut justru didapat dari orang lain, tak bisa diingkari terkadang dari orang yang sudah dekat dan sudah mengerti siapa kita dengan baik.

sebagai contoh, apa yang sudah pernah dialami semasa hidup Anda ?
saya sudah mengalami kecewa akan cinta, kecewa akan sahabat, kecewa akan pekerjaan, kecewa akan teman, kecewa akan hasil, kecewa akan kemampuan, kecewa akan tingkah laku, kecewa akan sifat, kecewa akan hasil yang sia – sia, kecewa akan lain lainnya.

prinsip untuk berbuat baik, jujur, membina hubungan yang baik, penuh respect dan mengalah adalah salah satu kunci dalam mempertahankan siapa diri Anda. Namun, apakah hal itu masih berlaku di saat ini ?

sebagai mahasiswa,
– tidakkah pelik melihat hasil kerja keras teman Anda di-plagiarism kan begitu saja ?
– tidakkah Anda sakit hati melihat teman Anda mengasingkan diri Anda karena hal – hal belakang yang tidak benar diliputkan dalam kehidupan Anda ?
– tidakkah Anda malu untuk mencampuri urusan orang yang bukan teman anda ?
– Beranikah Anda menghadap cermin saat sendiri dan mengakui bahwa perbuatan Anda adalah yang terbaik untuk keluarga Anda ?
– Beranikah Anda untuk mengatakan benar atau salahnya perbuatan teman Anda ? ( dari sudut pandang diri Anda sendiri )

beberapa hal tersebut mendatangkan kekecewaan, namun sebagian menganggap hal itu tidak penting.

sebagai bangsa,
– dimana MORAL bangsa ini ??
– dimana rasa HORMAT masih berlaku ?

sebagai rekan kerja,
– apakah Anda sudah berlaku jujur dalam pekerjaan Anda ?
– apakah Anda berusaha untuk berkreasi dan lebih maju dalam kreativitas pekerjaan Anda ?

sebagai pemimpin,
– sudahkah Anda mendengarkan bawahan Anda dan menyadari pentingnya mereka.

sebagai anak,
– ingatkah Anda akan betapa susahnya Ibu melahirkan kita ?
– betapa susahnya uang yang dicari untuk menyekolahkan kita ?
– betapa berharganya hidup Anda bila dibandingkan dengan perbuatan Anda ??

sebagai teman,
– sudahkah Anda menolong ?
– sudahkah Anda membimbing sahabat Anda ke jalan yang baik ?
– adakah dirimu di saat dia butuh ? adakah dia di saat Anda butuh ?

sebagai pacar,
– sudahkah Anda menghargai pacar Anda ?
– sudahkah dia menyadari seberapa sabar dan keringat yang Anda keluarkan demi kebersamaan dan sayang ?
– sudahkah semua berjalan semestinya ?

sebagai ….
….

masih banyak kekecewaan kekecewaan lainnya yang terjadi di dalam hidup yang menarik ini.

bagaimana dengan Anda ?

apakah Anda menghindari kekecewaan ? menyadari kekecewaan sebagai teman hidup Anda ?
membuang kekecewaan ? mengingkari kekecewaan ? atau melawan kekecewaan ?

itu pilihan Anda, teman !

————————–

Love and Hugs,

Bo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: